Senin, 16 Juli 2012
Comunity kejora jelai band
Harapan Hatiku
Langit dan bumi menjadi saksi
Betapa tulus cinta ini
Meski dirimu takkan ku miliki
Ku 'kan selalu berdoa dalam
hati
Semoga kau bahagia suatu
saat nanti
Biarkan hari silih berganti
Ku akan tetap setia disini
Menemanimu di setiap mimpi
Disaat kau bahagia dan
tersakiti
Takkan lelah ku menanti
Hingga suatu saat kau 'kan
mengerti
Betapa dalam cinta ini
Ku hanya bisa berharap dalam
hati
Semoga suatu saat dirimu 'kan
ku miliki
Aku dan Cintaku
Saat kau bangun pagi hari,
AKU memandangmu dan
berharap engkau akan
berbicara kepada KU,
walaupun hanya sepatah kata
meminta pendapatKU atau
bersyukur kepada KU atas
sesuatu hal yang indah yang
terjadi dalam
hidupmu hari ini atau
kemarin……
Tetapi AKU melihat engkau
begitu sibuk mempersiapkan
diri untuk pergi bekerja …….
AKU kembali menanti saat
engkau sedang bersiap, AKU
tahu akan ada
sedikit waktu bagimu untuk
berhenti dan
menyapaKU,tetapi engkau
terlalu sibuk ………
Disatu tempat, engkau duduk
disebuah kursi selama lima
belas menit tanpa
melakukan apapun. Kemudian
AKU melihat engkau
menggerakkan kakimu. AKU
berfikir engkau akan
berbicara kepadaKU tetapi
engkau berlari ke telephone
dan menghubungi seorang
teman untuk mendengarkan
kabar terbaru.
AKU melihatmu ketika engkau
pergi bekerja dan AKU
menanti dengan sabar
sepanjang hari. Dengan semua
kegiatanmu AKU berfikir
engkau terlalu
sibuk mengucapkan sesuatu
kepadaKU.
Sebelum makan siang AKU
melihatmu memandang
sekeliling, mungkin
engkau merasa malu untuk
berbicara kepadaKU, itulah
sebabnya mengapa
engkau tidak menundukkan
kepalamu. Engkau
memandang tiga atau empat
meja sekitarmu dan melihat
beberapa temanmu berbicara
dan menyebut namaKU
dengan lembut sebelum
menyantap rizki yang AKU
berikan, tetapi engkau tidak
melakukannya …….
Masih ada waktu yang tersisa
dan AKU berharap engkau
akan berbicara
kepadaKU, meskipun saat
engkau pulang kerumah
kelihatannya seakan- akan
banyak hal yang harus kau
kerjakan.
Setelah tugasmu selesai,
engkau menyalakan TV,
engkau menghabiskan
banyak waktu setiap hari
didepannya, tanpa
memikirkan apapun dan
hanya
menikmati acara yg
ditampilkan. Kembali AKU
menanti dengan sabar saat
engkau menonton TV dan
menikmati makananmu tetapi
kembali kau tidak
berbicara kepadaKU ………
Saat tidur, KU pikir kau merasa
terlalu lelah. Setelah
mengucapkan selamat malam
kepada keluargamu, kau
melompat ketempat tidur dan
tertidur tanpa sepatahpun
namaKU, kau sebut.
Engkau menyadari bahwa AKU
selalu hadir untukmu. AKU
telah bersabar lebih lama dari
yang kau sadari. AKU bahkan
ingin mengajarkan bagaimana
bersabar terhadap orang lain.
AKU sangat menyayangimu,
setiap hari AKU menantikan
sepatah kata, do’a, pikiran
atau syukur dari hatimu.
Keesokan harinya …… engkau
bangun kembali dan kembali
AKU menanti
dengan penuh kasih bahwa
hari ini kau akan memberiku
sedikit waktu untuk
menyapaKU …….Tapi yang KU
tunggu …….. tak kunjung tiba
…… tak juga kau menyapaKU.
Subuh …….. Dzuhur ……. Ashyar
……….Magrib ……… Isya dan
Subuh kembali, kau masih
mengacuhkan AKU…..tak ada
sepatah kata, tak ada seucap
do’a, dan tak ada rasa, tak ada
harapan dan keinginan untuk
bersujud kepadaKU………
Apa salahKU padamu ……
wahai UmmatKU?????
Rizki yang KU limpahkan,
kesehatan yang KU berikan,
harta yang KU
relakan, makanan yang KU
hidangkan, anak-anak yang
KUrahmatkan, apakah
hal itu tidak membuatmu ingat
kepadaKU …………!!!!!!!
Percayalah AKU selalu
mengasihimu, dan AKU tetap
berharap suatu saat
engkau akan menyapa KU,
memohon perlindungan KU,
bersujud menghadap KU
…… Yang selalu menyertaimu
setiap saat ……..
Aku Sayang Kamu
Ku takkan pergi
meninggalkanmu
Melupakanmu pun aku tak
mampu
Ku masih setia disini untukmu
Menemani disetiap detik
waktumu
Ku 'kan selalu menyayangimu
Hingga suatu saat Tuhan
memanggilku
Jangan kau ragukan cinta dan
kesetiaanku
Hanya wajahmu yang terukir
indah dihatiku
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar